Misalkan:
O = rajin olahraga
S = tubuh sehat
J = jarang sakit
Premis:
O → S
(Jika rajin olahraga, maka tubuh sehat)S → J
(Jika tubuh sehat, maka jarang sakit)
Dengan silogisme berantai (hypothetical syllogism):
Jika O → S dan S → J,
maka O → J
Artinya:
Jika seseorang rajin olahraga, maka ia jarang sakit.
Kenapa opsi lain salah?
Olahraga adalah satu-satunya cara agar tidak sakit ❌
Terlalu mutlak. Premis tidak pernah menyatakan “satu-satunya”.Orang yang sakit pasti tidak olahraga ❌
Kesalahan logika (membalik implikasi).Semua orang sehat rajin olahraga ❌
Ini juga membalik hubungan sebab–akibat.Inti yang perlu kamu ingat supaya ketika bertemu pola soal seperti ini saat SNBT:
Jika A → B dan B → C, maka A → C
(silogisme hipotetis)